Singapore: Solo Backpacking

20170424_084545

Very good Saturday morning, all!

For the sake of banyaknya tanggal merah di awal-awal bulan 2017 ini, aku secara impulsif beli tiket ke Singapore. Pertamanya ngajak temen-temen kantor, tapi akhirnya aku memutuskan buat pergi sendiri. Bold move, Lan. Did you regret it? Not at all. Nagih yang ada, karena kejutan-kejutan yang kita dapatkan dari jalan sendirian. Sekarang aku ngerti kenapa banyak travel-travel blogger Indonesia backpacking solo kemana-mana. Hehehe..

A wise friend (Mba Dana) once told me, “If you can survive living in Jakarta by yourself, you can survive living anywhere in the world.” Which of course I took seriously. Apalagi Singapore yang terkenal aman.

Karena berangkat sendirian banget, aku berusaha organize semuanya secara detail. I didn’t want to get stranded in the middle of strange city and not be able to enjoy it at all.

Itinerary

Pertama aku nentuin dulu tempat-tempat yang mau aku datengin. I had a long list, tapi terbatas di lokasi-lokasi mainstream. Biar kerasa turisnya. Hahaha.. chill, this was my first time in the city.

Day 1

Day 2

Day 3

  • Changi Kinetic Rain
  • Changi Sunflower Garden

Untuk 4 hari 3 malam yang sebenernya cuma efektif 2 hari aja, menurutku ini ngga terlalu ambisius, dan berhasil semua didatengin kecuali Universal Studio yang malesin banget kalo sendirian, jadi cuma foto aja. Aku juga ngitung-itung istirahatnya, secara aku gampang capek dan kepanasan. Ahahaha.. Mungkin kekuatiran cuma hujan. Atau pas super humid.

I did not consider Orchards, karena memang ngga ada niat belanja. I think Jakarta is well-provided enough with luxurious brands.

Sebenarnya aku buat yang detail banget di Ms Excel sheet, tapi akhirnya aku random pas di sana. Tergantung cuaca sama capek atau ngganya. Salah satu perk kalo jalan sendirian: bebas dan fleksibel. Aku bahkan selalu nyempatin tidur siang selama di Singapura. Hahaha.. habit.

Budget

Singapura hampir sama kaya downtown Jakarta. That’s what I experienced lho ya. Mungkin banyak yang bilang lebih mahal, tapi menurutku sih ngga. Kalau kita datang liburan ke Jakarta sama ke Singapura dalam waktu yang sama, aku yakin budgetnya sebelas dua belas.

20170429_105525.jpg

I would really want to try backpacking tapi yang masih nyaman. So, I mixed and did the best of both. I used MRT to go everywhere, not bus not taxi not Uber. Why? Karena adem, cepat, murah dan I could be exactly where I wanted to be. I bought a local SimCard M1 for my phone and internet because Google Map and SMRT application were my best friends. Though my hostel provided wifi, I would not risk on not getting any connection.

Untuk tiket tempat wisata, I was lucky enough to know that setiap hotel di Singapore sudah kerjasama dengan pemerintah buat jual tiket dengan harga jauh lebih murah daripada on the spot. Jadi aku bisa hemat di tiket wisata.

  • Tiket pesawat (pp)           Rp 1.000.000,-
  • Chic Otel Chinatown       Rp    900.000,- (3 nights)
  • SMRT Nets FlashPay       $12 + $10 (masih sisa $5 harga kartu dan $7 rekening)
  • SimCard M1 100GB         $15
  • Makan                                 $25

Tempat wisata:

  • GBTB OCBC Skyway        $8
  • GBTB 2 Consenvations    $23
  • Sands Skypark                   $21

Total sekitar Rp 3.500.000,-

Bisa lebih murah lagi buat temen-temen yang jago dapatin tiket pesawat promo. Salut. Ahahaha..

Essentials

Penting buat tau kalo Singapore itu panas, gerah dan raining with a chance of thunders di musim-musim ini (April-Mei). Sebelum berangkat aku liat video Yotube bule lucu yang ngomongin betapa gerahnya Singapore pake anduk kecil yang selalu basah buat ngelap keringatnya dia. Aku pikir ah ngga separah itulah.. Jakarta juga gerah kok, aku pasti ngga sampe segitunya. Boy was I wrong. I was sweating like a pig! All the way through everytime I went outside. I wished I brought a small towel with me kaya si bapak bule. Ahahaha…

  • Tas backpack
  • Tas kecil sling bag
  • Baju-baju ringan, ngga bikin gerah
  • Running shoes
  • Payung
  • Selfie stick
  • Tumbler minum
  • Tissue yang banyak
  • Baby wipes

Yang terakhir cukup penting buatku karena toilet di Singapura kering.

Buat minuman, Singapore has drinkable tap water. Dan segar banget airnya. Do not need to worry about that one. Aku minum banyak banget karena keringatan terus. Ahahaha.. ampun.

I will update tempat-tempat wisata di Singaporenya di next post ya.

Sekarang mau nonton Guardians of the Galaxy Vol. 2 dulu.

See you!

W

20170422_141639

Advertisements

4 thoughts on “Singapore: Solo Backpacking”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s