Hutan Pinus Pengger Watu Ngadek – Dlingo, Bantul

20161114_105511.jpg

Pemerintah Provinsi Jogjakarta sedang gencar mengembangkan pariwisata khususnya di kabupaten-kabupaten. Selain membangun bandara baru di Kulon Progo dan Gunungkidul, pemerintah juga memperbaiki infrastruktur kawasan wisata dan membuka spot-spot wisata baru.

Diantaranya yang paling baru adalah kawasan Hutan Pinus di Kabupaten Bantul. Bantul memiliki beberapa kawasan hutan pinus, yang paling terkenal adalah Hutan Pinus Mangunan di wilayah selatan. Namun bagi yang tidak sempat berwisata terlalu jauh, di daerah utara ada Hutan Pinus Pengger.

20161114_104619.jpg
Tangga buatan dari batu kali dan kayu

20161114_104712.jpg

Untuk memasuki kawasan Hutan Pinus Pengger Watu Ngadek, kita harus membayar biaya retribusi Rp 5.000 per orang dan Rp 10.000 untuk mobil. Biaya ini sudah termasuk wifi yang kencang di dalam hutan. Lumayan murah kan.

Hutan Pinus ini sebenarnya masih masuk dalam pengawasan Resort Pemangku Hutan Mangunan yang terletak di Dusun Sendangsari, Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul. Lokasinya mudah diakses dari sebelah utara, berbeda dengan Hutan Pinus Mangunan yang harus melalaui Imogiri. Rute termudah menuju Hutan Pinus Pengger adalah melalui Jalan Wonosari – Pathuk (Gunugkidul – Jogja). Dari Perempatan Pathuk, ambil arah ke Dlingo sejauh 4,5 km. Dari sana sudah banyak papan penunjuk arah ke Hutan Pinus Pengger.

20161114_105100.jpg
Wrong shoes alert
20161114_104931.jpg
Pintu gerbang has a heart shape

Begitu memasuki kawasan hutan, udaranya terasa segar banget. Angin sejuk dan pemandangan hijau menyambut. Setelah menaiki tangga buatan sekitar 5 menit, di bagian atas terdapat banyak tempat duduk kayu, beberapa ayunan, dan gardu-gardu pandang. Bahkan ada meja kayu antik untuk foto-foto. Kawaii.

There are several garbage cans or baskets tersebar di hutan. Jadi ngga ada alasan buang sampah sembarangan ya. Kawasan hutan ini memang bersih dari sampah sih. Thank God. Dan tidak ada yang berdagang sembarangan di dalam kawasan. Hanya ada di dekat mushola dan di dekat pintu gerbang. Itu juga masih sedikit, teratur dan tidak mengganggu pemandangan atau pengunjung.

20161114_112052.jpg
Gantian dong..!
20161114_105542.jpg
Best canopy

20161114_105550.jpg

20161114_112516.jpg

Hutan Pinus ini dengar-dengar baru diresmikan pada bulan April 2016, so it’s still quite new. Fasilitas lain yang ada di Hutan Pinus Pengger adalah jembatan pohon, gazebo, bangku untuk istirahat, mushola dan warung makan. Selain pemandangan keindahan Hutan Pinus, di lokasi ini juga terdapat Goa Macan, Goa Lempeng dan Watu Ngadek. Sayangnya gak masuk ke Goa kemarin karena musti buru-buru balik ke Jogja.

20161114_105706.jpg
View from the edge of Pengger Pine Forest

Hutan Pinus ini terletak di atas bukit, jadi di salah satu tepiannya berupa tebing tinggi berpagar kayu. The scenery is breathtaking! Ada bangku-bangku kayu di sana, tetapi tetap harus waspada karena batu-batuannya kurang stabil. Just my two cents.

Oh ya, info dari penjaganya, dari tebing pinggir hutan ini, kita bisa melihat sunset. Nice banget ya. Cocok buat diskusi.. sama pacar. Ahahaha..

20161114_112346.jpg
I don’t know why I post this. LOL.

So, come visit if you’re in Jogjakarta. You won’t be sorry. I promise.

 

May the Force be with you all!

 

W.

 

Advertisements

11 thoughts on “Hutan Pinus Pengger Watu Ngadek – Dlingo, Bantul”

    1. Thank you, Sari for visiting.
      Indeed. Cantik hutannya.
      Suka kalo ketempat ijo-ijo gini buat short weeekend getaway.

      My pleasure. Salam kenal juga. Love you post about 2M bull. Ahahaha..

      Like

  1. Wiihh, kenapa dulu jamanku keluyuran spot beginian gak ada yak hahahah… kerena mba lokasinyaa, berhubung aku rada awam sama pohon2 pinus karna kalo dengar pinus yag aku bayangin adalah sekelompok vampir di musim dingin yag gantengnya kayak Edward Cullen.. (ini lebih salah lagi) haha

    Like

  2. I’ve been thereee. Riset selama dua bulan di Desa Muntuk, jadi mainnya kesitu dan ke kebun buah Mangunan. Iyaa recommended banget, nyenengin cium bau pinus di tengah hutan pinus. Ingetnya lantai bersih (salah banget) hahaha.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s